Belajar dari Rasulullah ﷺ dan Khadijah dalam Menepis Mitos, Menjaga Cinta, dan Membangun Rumah Tangga Penuh Keberkahan.
Kajian Spesial Bersama Ustadz Ridho Febri
Dipandu oleh Host Bunny Asfian
Catat tanggal dan waktunya :
📅 Senin, 6 Juli 2026
🕞 15.30 WIB – selesai
📍 Masjid Trans Studio Bandung
100% GRATIS untuk umum
🎁 Bonus e-book “Khadijah The True Love” untuk 50 pendaftar pertama.
Benarkah Menikah di Bulan Safar Membawa Sial?
Masih banyak masyarakat yang meyakini bahwa menikah di bulan Safar dapat membawa kesialan, rumah tangga tidak langgeng, atau dipenuhi berbagai ujian.
Karena keyakinan tersebut, tidak sedikit pasangan yang memilih menunda pernikahan hanya karena takut terhadap mitos yang telah turun-temurun dipercaya.
Namun, benarkah demikian?
Dalam Islam, bulan bukanlah penentu keberuntungan ataupun kesialan. Semua waktu adalah milik Allah ﷻ.
Keberkahan rumah tangga tidak ditentukan oleh nama bulan, tanggal, ataupun hitungan tertentu, melainkan oleh keimanan, niat yang benar, akhlak, ilmu, kesabaran, dan tawakal kepada Allah.
Maka pertanyaannya adalah:
Apakah benar Safar harus ditakuti?
Ataukah justru kita yang perlu meluruskan cara pandang tentang cinta, pernikahan, dan keberkahan?
Belajar dari Kisah Cinta Rasulullah ﷺ dan Khadijah
Pernikahan Rasulullah ﷺ dengan Sayyidah Khadijah radhiyallahu ‘anha merupakan salah satu teladan rumah tangga terbaik sepanjang sejarah.
Khadijah bukan sekadar istri pertama Rasulullah ﷺ. Beliau adalah sosok yang selalu percaya, menguatkan, menenangkan, dan mendampingi Rasulullah ﷺ di masa-masa paling berat.
Bahkan setelah Khadijah wafat, Rasulullah ﷺ tetap mengenang beliau dengan penuh cinta. Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah merasa cemburu kepada Khadijah karena begitu sering Rasulullah ﷺ menyebut dan memuliakan nama beliau.
Kisah ini mengajarkan bahwa cinta yang dibangun karena Allah tidak akan pudar oleh waktu.
Jadi, Apa yang Sebenarnya Perlu Ditakuti?
Bukan bulan Safar.
Yang perlu kita khawatirkan adalah ketika pernikahan dibangun tanpa ilmu, tanpa kesiapan, tanpa tanggung jawab, dan tanpa menjadikan Allah sebagai tujuan.
Karena rumah tangga yang berkah tidak bergantung pada bulan.
Rumah tangga yang berkah lahir dari iman.
Cinta yang langgeng lahir dari akhlak.
Pernikahan yang kuat dibangun dengan ilmu, kesetiaan, tanggung jawab, dan tawakal kepada Allah.
Yang Akan Dibahas
Dalam kajian ini kita akan membahas:
✅ Benarkah bulan Safar membawa kesialan menurut Islam?
✅ Meluruskan mitos seputar menikah di bulan Safar.
✅ Mengapa cinta Rasulullah ﷺ kepada Khadijah begitu istimewa?
✅ Pelajaran membangun rumah tangga yang sakinah, penuh kasih sayang, dan keberkahan.
✅ Bagaimana mempersiapkan diri menuju pernikahan dengan iman, ilmu, dan akhlak.
✅ Jika rezeki dijamin Allah, mengapa masih takut menikah?
Siapa yang Sebaiknya Hadir?
Kajian ini sangat cocok untuk:
❤️ Pemuda dan pemudi yang sedang mempersiapkan pernikahan.
❤️ Pasangan yang sedang menjalani proses ta’aruf atau khitbah.
❤️ Suami istri yang ingin memperkuat rumah tangga.
❤️ Orang tua yang ingin memahami pandangan Islam tentang pernikahan.
❤️ Siapa saja yang ingin meluruskan pemahaman tentang bulan Safar dan mengambil pelajaran dari kisah cinta Rasulullah ﷺ dan Khadijah.
Daftar Sekarang
Jangan biarkan mitos mengalahkan ilmu.
Mari belajar langsung dari tuntunan Rasulullah ﷺ tentang cinta, pernikahan, dan keberkahan rumah tangga.
Klik tombol pendaftaran di bawah ini dan amankan tempat Anda sekarang juga.
“Berkah pernikahan bukan terletak pada bulannya, tetapi pada hati yang bertakwa dan cinta yang dijaga karena Allah.”
